KENDARI — Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kendari, Apriliani Puspitawati mengunjungi langsung lokasi banjir di bantaran Sungai Wanggu, tepatnya di RT01/RW02 Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Selasa (12/5/2026).
Pada kunjungan tersebut, Apriliani juga menyempatkan melihat situasi banjir yang tak kunjung surut menggunakan perahu karet hingga memasuki area BTN Zelika Recidence. Pada titik terdalam, banjir masih sampai dada orang dewasa.
Apriliani pun turut mengucapkan prihatin sedalam-dalamnya atas musibah banjir yang melanda warga Kota Kendari, termasuk di area Kecamatan Baruga.

Kata Apriliani, banjir yang dirasakan oleh warga terbilang sudah cukup lama, yakni sejak Jumat (8/5/2026) malam, genangan air sudah mulai naik ke pemukiman warga.
Akibatnya, warga memilih mengungsi ke rumah kerabat, bahkan ada yang memilih untuk menyewa kos-kosan untuk sementara waktu.
“Warga juga sudah tidak tinggal lagi di rumah mereka, karena air masih sangat tinggi,” beber Apriliani yang juga anggota Komisi III DPRD Kota Kendari itu.
Apriliani mengaku, DPC PDI Perjuangan Kota Kendari bakal membentuk posko bantuan korban banjir di lokasi tersebut untuk membantu meringankan beban warga.
“Tentunya di posko nanti kita buat dapur umum, ada bahan makanan, air bersih, pakaian dan popok untuk bayi,” ingkapnya.
Salah satu warga mengaku, hingga kini belum mendapat bantuan. Dapur umum yanh disediakan dirasa cukup jauh, yakni berada di area jembatan Sungai Wanggu.
“Dapur umumnya jauh dari sini. Jadi kami susah juga ke sana. Kami pun bersyukur akan ada dapur umum di sini,” ucap warga. (mez)
















