KENDARI — Kebahagiaan menyelimuti keluarga Tina, warga Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Putrinya berhasil lulus pada Program Studi Akuntansi Universitas Halu Oleo (UHO) melalui jalur mandiri. Namun, di tengah kabar membahagiakan itu, keluarga sempat dihadapkan pada kendala biaya registrasi yang harus dilunasi sebelum batas akhir pembayaran pada 27 Juli.
Tina mengaku kondisi ekonomi keluarga membuat mereka belum mampu memenuhi seluruh biaya yang dibutuhkan. Dengan penuh harapan, ia kemudian memberanikan diri mengajukan permohonan bantuan kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kendari, Apriliani Puspitawati.
“Putri saya lulus di Program Studi Akuntansi UHO melalui jalur mandiri. Dari uang yang kami miliki belum cukup, sementara batas waktu pembayaran sampai 27 Juli. Kami memberanikan diri meminta bantuan kepada Ibu Apriliani. Alhamdulillah, beliau langsung merespons dan membantu,” tutur Tina.
Menurut Tina, Apriliani menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu bidang yang selalu menjadi perhatian.
“Meski banyak proposal yang masuk, Insya Allah saya bantu untuk pendidikan,” ujar Tina menirukan penyampaian Apriliani saat menerima permohonannya.
Tina mengaku bersyukur atas kepedulian tersebut. Baginya, bantuan itu bukan hanya meringankan beban biaya, tetapi juga membuka jalan agar putrinya dapat melanjutkan pendidikan tinggi dan mengejar cita-citanya.
Masih menurut penuturan Tina, Apriliani menegaskan bahwa PDI Perjuangan akan terus berupaya hadir membantu masyarakat sesuai kemampuan yang dimiliki, terutama dalam hal-hal yang berkaitan dengan masa depan generasi muda.
“Kami di PDI Perjuangan akan membantu sesuai kemampuan yang ada untuk membantu warga, apalagi ini untuk pendidikan,” ujar Apriliani sebagaimana disampaikan kembali oleh Tina.
Bagi PDI Perjuangan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Karena itu, semangat gotong royong untuk membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan diharapkan dapat terus tumbuh, sehingga tidak ada generasi muda yang kehilangan kesempatan meraih cita-cita hanya karena keterbatasan ekonomi. (bar)

















