KENDARI — DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar pelatihan Perempuan Penggerak Akar Rumput yang melibatkan 60 peserta dari 17 kabupaten/kota se-Sultra.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung Jumat (11/9/2026) di Sahid Azizah Syariah Hotel and Convention, Kendari, mulai pukul 08.00 hingga 19.00 WITA.
Pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas perempuan di tingkat desa dan kelurahan agar mampu mengambil peran lebih aktif dalam kerja sosial, advokasi, pengorganisasian serta berbagai kegiatan berbasis masyarakat.
Berdasarkan dokumen Term of Reference (ToR) kegiatan yang diterima redaksi dari DPD PDI Perjuangan Sultra pada 9 September 2026, perempuan di tingkat akar rumput dinilai memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menggerakkan berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Peran tersebut mencakup pendidikan, kesehatan, penguatan harmoni sosial hingga pembangunan solidaritas di lingkungan komunitas.
Dalam latar belakang kegiatan, DPD PDI Perjuangan Sultra mengutip pesan Bung Karno, “Tiada Revolusi Tanpa Perempuan.”
Dokumen tersebut juga mengutip pandangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang menempatkan perempuan sebagai sosok penting dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan.
Atas dasar itu, pelatihan dirancang untuk meningkatkan kapasitas perempuan potensial di desa dan kelurahan agar mampu menjadi penggerak yang efektif serta berorientasi pada kerja nyata di tengah masyarakat.
Enam Materi untuk Penguatan Perempuan Akar Rumput
Sejumlah materi disiapkan dalam kegiatan tersebut. Di antaranya potensi diri perempuan penggerak, membangun kekuatan kolektif perempuan akar rumput, advokasi perempuan dan anak, manajemen ekonomi keluarga, komunikasi efektif dan bicara di depan umum, serta keorganisasian kepartaian.
Materi advokasi diarahkan agar peserta memahami isu-isu prioritas, alur penanganan atau rujukan serta langkah-langkah advokasi yang dapat dilakukan di tingkat basis.
Sementara materi ekonomi keluarga akan membekali peserta dengan pemahaman mengenai penyusunan anggaran rumah tangga serta strategi penguatan ekonomi keluarga.
Peserta juga akan mendapatkan materi komunikasi efektif. Targetnya, peserta mampu menyampaikan pesan secara singkat dan terstruktur sekaligus membangun komunikasi yang persuasif dengan warga.
60 Peserta dari 17 DPC
Pelatihan tersebut melibatkan 60 peserta yang berasal dari kader potensial di tingkat kabupaten/kota se-Sultra.
Peserta dapat berasal dari kader, anggota, simpatisan maupun penggerak komunitas yang direkomendasikan oleh struktur partai.
Catatan hasil rapat pada 8 September 2026 menyebutkan, masing-masing dari 17 DPC mengirimkan tiga peserta.
Kegiatan ini juga akan menghadirkan tiga pemateri utama dari DPP PDI Perjuangan, yakni I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Ulfah Mawardi dan Valentina Ginting.
Ditargetkan Berlanjut di Desa dan Kelurahan
Pelatihan tidak berhenti pada kegiatan satu hari. Setiap peserta atau kelompok ditargetkan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang dapat diterapkan di desa atau kelurahan masing-masing.
DPD PDI Perjuangan Sultra juga menargetkan terbentuknya kanal koordinasi sebagai jejaring perempuan penggerak di seluruh Sultra.
Dalam rentang tiga hingga enam bulan setelah kegiatan, program tersebut ditargetkan menghasilkan peningkatan partisipasi dan kepemimpinan perempuan dalam kegiatan sosial, advokasi serta pengorganisasian di tingkat desa dan kelurahan.
Selain itu, setiap peserta atau kelompok ditargetkan mampu melaksanakan sedikitnya satu kegiatan tindak lanjut di wilayah masing-masing.
Berdasarkan catatan rapat 8 September 2026, kegiatan yang dalam ToR awal dirancang sebagai pelatihan akan dilaksanakan dalam format sosialisasi selama satu hari, bukan Training of Trainers (ToT).
(bar)















