Kendari — Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kendari, Apriliani Puspitawati kagumi Trend Fesyen Ramadhan dan Lebaran 2026. Beberapa jenis Trend hijab yang ada jadi pelengkap untuk mempercantik penampilan para kaum muslimah.
Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari itu menyukai jenis motif dan bahannya yang jadi daya saing bagi para pencinta hijab. “Trend hijab tahun ini sangat menarik dan kasual, bahannya variatif dan nyaman digunakan,” katanya, Jumat (20/2/2026).
Beberapa jenis hijab yang trend diantaranya jenis Pashmina viscose, Pashmina cashmere, Pashmina voal.
Pashmina viscose adalah jilbab panjang berbahan serat selulosa alami yang populer karena teksturnya super lembut, ringan, adem, dan flowy sangat cocok untuk gaya kasual hingga formal.
Bahan nyaman digunakan, dan memiliki kilau alami, menjadikannya pilihan trendi untuk pemakaian sehari-hari yang membutuhkan kenyamanan maksimal.
Keunggulan: Nyaman dipakai seharian tanpa rasa gatal atau gerah. Memberikan kesan mewah karena sedikit berkilau dan sangat mudah di-styling.
Sementara Pashmina cashmere adalah selendang atau hijab mewah yang terbuat dari serat bulu halus kambing Changra (kasmir), terkenal karena kelembutan, kehangatan, dan ringan.
Kain ini sering diolah menjadi aksesoris eksklusif dengan tekstur lembut, memberikan kesan anggun dan elegan untuk acara formal maupun santai.
Bahan Berasal dari lapisan bawah bulu kambing kasmir yang sangat halus. Populer digunakan sebagai selendang, syal, atau kerudung, terutama dengan motif ala Turki, motif sulur, atau gaya Arabian.
Di pasaran Indonesia, istilah “pashmina cashmere” sering merujuk pada pashmina bermotif (seperti motif Turki atau Printing Sublim) atau pashmina berbahan premium seperti viscose/modal yang lembut dan jatuh (sering disebut Arabian/Dubai shawl). Harga pashmina jenis ini bervariasi, mulai dari yang terjangkau hingga premium.
Untuk Pashmina voal bahannya adalah pilihan utama bagi banyak wanita karena sifatnya yang ringan dan lembut. Selain mudah dibentuk, pashmina voal juga memiliki daya serap keringat yang baik, sehingga cocok digunakan di berbagai cuaca. Bahan ini ideal untuk gaya hijab simpel dan rapi, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun acara formal.
Tren hijab Malaysia 2026 menonjolkan perpaduan kenyamanan dan keanggunan melalui material alami seperti linen, katun organik, dan satin kilau halus, dengan gaya dominan bergo putar, pashmina Malay, dan teknik layering tipis. Warna-warna earth tone (beige, sage green, cokelat muda) akan mendominasi, dipadukan dengan warna berani seperti burgundy dan transformative teal. (dhl)

















