Kendari –Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Kendari aktif bergerak di Bulan Suci Ramadhan dengan menggelar bakti sosial amaliyah bersih-bersih masjid.
Di Ramadhan ke 3, DPC PDI Perjuangan yang dikomandoi ketuanya, Apriliani Puspitawati, gelar bersih-bersih di area Masjid Al-Alam Kendari, Sabtu (21/2/2026) sore.
Pembersihan dilakukan dengan memotong rumput yang tumbuh subur sekaligus memunguti sampah-sampah yang bertebaran di sekitar masjid. Alat yang digunakan mulai mesin pemotong rumput, parang, hingga sapu lidi.

Aksi bersih ini turut melibatkan sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kendari, Apriliani Puspitawati turun langsung membersihkan area masjid dengan menyapu bersih dan memunguti seluruh sampah Masjid Al Alam.
Selain aksi bersih PDI Perjuangan juga membenahi sekaligus merawat tanaman yang tumbuh disekitar Masjid Al Alam. Upaya ini sejalan dengan program nasional PDI Perjuangan yang mengusung tajuk ‘Merawat Pertiwi’.
Apriliani mengatakan bahwa aksi bersih pengurus DPC bersama DPD PDI Perjuangan ini bentuk semangat gotong royong membersihkan lingkungan masjid.
Hal ini sudah menjadi program religius DPC PDI Perjuangan jauh hari sebelum momen ramadhan tiba. Tujuannya selain mengejar pahala amaliyah ramadhan, juga supaya masyakarat ya g shalat di Masjid Al Alam lebih nyaman beribadah.
“Alhamdulillah, kami dari pengurus DPC PDI Perjuangan menyempatkan turun langsung melakukan aksi bersih area masjid Al-Alam Kendari, rumputnya lumayan tinggi kami potong dengan alat mesin rumput dan ada juga sampah kami punguti, ini bentuk kebersamaan kami pengurus dalam rangka amaliyah di bulan puasa,” katanya Apriani disela-sela aksi bersih Masjid Al Alam.
Apriliani menambahkan aksi bersih serupa selanjutnya teragendakan oleh pengurus DPC di masjid-masjid lainnya dalam Kota Kendari sebagai inisiatif untuk lebih mendekatkan partai kepada masyarakat.
PDI Perjuangan dikenal bukan hanya sekedar mengurus urusan politik tapi juga fokus kepada urusan humanis sosial kemanusiaan dan mengedepankan urusan keagamaan. (dhl)

















