“Rakernas hari kedua menegaskan arah perjuangan PDI Perjuangan sebagai partai ideologis yang berpihak pada rakyat kecil. Ini menjadi pedoman yang jelas bagi kami di Kota Kendari untuk terus bekerja nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.
Adapun agenda utama Rakernas hari kedua meliputi:
- Pembahasan materi dan pendalaman sikap politik partai, sebagai kelanjutan dari pidato pembukaan Ketua Umum pada hari pertama;
- Penyampaian laporan komisi-komisi kerja, yang mencakup isu politik, ekonomi, penegakan hukum, serta program internal partai;
- Perumusan rekomendasi strategis partai untuk menghadapi dinamika politik nasional dan daerah ke depan;
- Penyampaian pandangan Ketua Umum PDI Perjuangan secara tertutup kepada para kader sebagai arahan implementasi program kerja partai;
- Penegasan nilai etika, integritas, dan tanggung jawab kader, termasuk larangan tegas terhadap praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Rakernas bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum konsolidasi partai untuk memperkuat kerja politik dan kerja nyata di tengah masyarakat. Rakernas juga membahas sikap partai terhadap berbagai persoalan strategis, mulai dari geopolitik, krisis ekologis, pemberantasan korupsi, persoalan ekonomi, penegakan hukum, hingga tanggung jawab kerakyatan partai.
DPC PDI Perjuangan Kota Kendari menyatakan kesiapan seluruh kader untuk mengawal dan menindaklanjuti hasil Rakernas, menerjemahkan arahan DPP ke dalam program kerja konkret di daerah, serta menjaga soliditas partai demi kepentingan masyarakat Kota Kendari. (bar)















