KENDARI — Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kendari, Apriliani Puspitawati, S.I.Kom, mengajak seluruh kader menjadikan peringatan 30 Tahun Tragedi Kudatuli sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap politik yang berlandaskan kebenaran, keadilan, kemanusiaan, dan kebudayaan.
Menurut Apriliani, DPP PDI Perjuangan telah memberikan arahan kepada seluruh jajaran partai agar peringatan Kudatuli tidak hanya dimaknai sebagai pengingat peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai refleksi ideologis yang memperkokoh karakter perjuangan kader di tengah dinamika politik bangsa.
“Tragedi Kudatuli merupakan bagian penting dari perjalanan demokrasi Indonesia. Peristiwa itu mengajarkan bahwa perjuangan menegakkan kebenaran dan keadilan membutuhkan keberanian, keteguhan, kesabaran, serta keyakinan terhadap cita-cita bangsa,” ujar Apriliani, Jumat (24 Juli 2026).
Ia menjelaskan bahwa semangat yang dibangun DPP PDI Perjuangan adalah menjadikan nilai-nilai perjuangan tersebut sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas politik sehari-hari. Karena itu, kader didorong untuk terus menghadirkan politik yang bermartabat, mengedepankan kepentingan rakyat, serta menjaga demokrasi yang sehat.
Apriliani menambahkan, DPP PDI Perjuangan juga mengingatkan pentingnya menjaga ruang publik dari praktik politik yang merusak, seperti penyebaran fitnah, hoaks, ujaran kebencian, maupun serangan terhadap pribadi. Kritik terhadap kebijakan publik, katanya, harus disampaikan secara argumentatif, berbasis data, dan tetap menjunjung tinggi etika politik.
“Perjuangan politik harus tetap berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan kebudayaan. Demokrasi yang sehat hanya dapat tumbuh apabila kita menjaga ruang dialog yang santun dan menghormati perbedaan pandangan,” katanya.
Selain itu, lanjut Apriliani, semangat Trisakti Bung Karno juga menjadi landasan penting dalam refleksi 30 Tahun Kudatuli, khususnya melalui penguatan jati diri bangsa yang berkepribadian dalam kebudayaan. Oleh karena itu, kader didorong untuk terus merawat nilai gotong royong, mencintai kebudayaan nasional, dan hadir di tengah masyarakat sebagai pelopor perubahan.
Ia menegaskan bahwa DPC PDI Perjuangan Kota Kendari siap menjalankan arahan DPP dengan sebaik-baiknya serta menjadikan peringatan Kudatuli sebagai momentum memperkuat konsolidasi ideologis di seluruh tingkatan partai.
“Semangat perjuangan yang diwariskan para pendahulu harus terus hidup dalam setiap langkah pengabdian kita kepada rakyat. Sebagaimana falsafah yang selalu kita pegang, Satyam Eva Jayate, pada akhirnya kebenaranlah yang akan menang,” tutup Apriliani. (bar)

















