DPC PDI Perjuangan Kendari
No Result
View All Result
Minggu, 20 September, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah PDI Perjuangan
    • Sambutan Ketua DPC PDI Perjuangan Kendari
    • Profil Ketua, Sekretaris & Bendahara
    • Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Kendari
    • Visi & Misi PDI Perjuangan
    • Mars & Hymne PDI Perjuangan
  • Berita
  • Kendari
  • Sulawesi Tenggara
  • Nasional
  • Kegiatan
    • PAC
      • Galeri
        • Foto
        • Video
    • DPC
    • DPD
    • DPP
    • Fraksi DPRD
      • Aspirasi Rakyat
  • Kontak
Subscribe
DPC PDI Perjuangan Kendari
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah PDI Perjuangan
    • Sambutan Ketua DPC PDI Perjuangan Kendari
    • Profil Ketua, Sekretaris & Bendahara
    • Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Kendari
    • Visi & Misi PDI Perjuangan
    • Mars & Hymne PDI Perjuangan
  • Berita
  • Kendari
  • Sulawesi Tenggara
  • Nasional
  • Kegiatan
    • PAC
      • Galeri
        • Foto
        • Video
    • DPC
    • DPD
    • DPP
    • Fraksi DPRD
      • Aspirasi Rakyat
  • Kontak
No Result
View All Result
DPC PDI Perjuangan Kendari
No Result
View All Result
Home

Menapak Nilai Sejarah: Bagaimana Pancasila Dilahirkan?

30.05.2026
in DPC, Sejarah
Menapak Nilai Sejarah: Bagaimana Pancasila Dilahirkan?

Ir. Seoakrno detik-detik proklamasi RI 1945

“Menyambut Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, mari menengok kembali catatan sejarah penting di balik perumusan ideologi bangsa. Mulai dari sidang BPUPKI hingga kompromi besar 15 menit yang menyelamatkan persatuan Indonesia.”

Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Tanggal ini bukan sekadar hari libur nasional, melainkan sebuah momentum besar yang menandai titik balik bersatunya keberagaman suku, ras, dan agama di Indonesia di bawah satu payung filosofi dasar negara.

Bagaimana kronologi sejarah di balik perumusan ideologi bangsa ini?

BACA JUGA

Ketua DPP PDIP Bidang Perempuan dan Anak Tekankan Lahirnya Kader Perempuan Kuat pada 2029

Ketua DPP PDIP Bidang Perempuan dan Anak Tekankan Lahirnya Kader Perempuan Kuat pada 2029

12.09.2026
90 Kader PDI Perjuangan di Sultra Dilatih Jadi Perempuan Penggerak Akar Rumput

90 Kader PDI Perjuangan di Sultra Dilatih Jadi Perempuan Penggerak Akar Rumput

12.09.2026

Berikut adalah catatan sejarah penting yang wajib kita ketahui bersama.

1. Pembentukan BPUPKI dan Desakan Perang

    Sejarah lahirnya Pancasila bermula dari situasi kritis Perang Dunia II pada awal tahun 1945. Posisi militer Jepang yang mulai terdesak oleh pasukan Sekutu membuat mereka mencoba mengambil hati rakyat Indonesia dengan menjanjikan kemerdekaan.

    Sebagai langkah konkret, pada tanggal 1 Maret 1945, Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Badan yang beranggotakan 67 orang ini diresmikan pada 29 April 1945 dan diketuai oleh Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat.

    2. Sidang Pertama: Mencari Fondasi Negara

      BPUPKI menggelar sidang pertamanya pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945 di Gedung Chuo Sangi In (sekarang dikenal sebagai Gedung Pancasila) di Jakarta. Agenda tunggal sidang ini adalah membahas hal paling mendasar: Apa yang akan menjadi dasar negara Indonesia jika kelak merdeka?

      Dalam sidang empat hari tersebut, ada tiga tokoh bangsa yang tampil memaparkan gagasan besar mereka mengenai rumusan dasar negara secara bergantian:

      • Mr. Mohammad Yamin (29 Mei 1945): Menyampaikan lima asas, yaitu Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat.
      • Prof. Dr. Soepomo (31 Mei 1945): Menekankan teori negara integralistik (persatuan) dengan lima prinsip: Persatuan, Kekeluargaan, Keseimbangan Lahir dan Batin, Musyawarah, dan Keadilan Rakyat.
      • Ir. Soekarno (1 Juni 1945): Menyampaikan pidato legendaris tanpa teks yang mengusulkan lima prinsip dasar, yang secara spesifik beliau beri nama Pancasila.

      Sidang BPUPKI 1945

      3. Momen Emas 1 Juni 1945

        Pidato Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 menjadi puncak dari jalannya sidang. Dalam pidatonya, beliau menjelaskan bahwa Pancasila adalah sebuah Philosofische Grondslag (fondasi filosofis) atau Weltanschauung (pandangan dunia) tempat berdirinya negara Indonesia modern.

        Lima sila yang diusulkan oleh Bung Karno saat itu meliputi:

        1. Kebangsaan Indonesia atau Nasionalisme
        2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan
        3. Mufakat atau Demokrasi
        4. Kesejahteraan Sosial
        5. Ketuhanan yang Berkebudayaan

        Melalui musyawarah, nama “Pancasila” ini diterima secara aklamasi oleh seluruh anggota sidang. Peristiwa inilah yang menjadi dasar yuridis mengapa tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila.

        4. Panitia Sembilan dan Piagam Jakarta

          Setelah sidang pertama usai, rumusan Pancasila belum sepenuhnya bersifat final. BPUPKI kemudian membentuk Panitia Sembilan yang dipimpin oleh Ir. Soekarno untuk mematangkan materi dasar negara tersebut.

          Pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia Sembilan berhasil menyusun Piagam Jakarta (Jakarta Charter). Dalam dokumen tersebut, sila pertama Pancasila awalnya berbunyi: “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.

          5. Detik-Detik Krusial: Kompromi Besar 18 Agustus 1945

            Sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan, tepatnya pada sore hari 17 Agustus 1945, sebuah momentum penting terjadi. Mohammad Hatta menerima aspirasi mendesak dari utusan wilayah Indonesia bagian timur (tokoh-tokoh berlatar belakang Kristen/Katolik). Mereka menyatakan keberatan dengan kalimat pada sila pertama di Piagam Jakarta tersebut dan merasa tidak terwakili dalam negara baru ini.

            Merespons situasi kritis yang bisa mengancam integrasi bangsa, pada pagi hari 18 Agustus 1945, Bung Hatta langsung menggelar rapat kilat bersama tokoh-tokoh Islam terkemuka, seperti Ki Bagus Hadikusumo, Wahid Hasyim, Mr. Kasman Singodimedjo, dan Mr. Teuku Mohammad Hasan.

            Hanya dalam waktu sekitar 15 menit sebelum Sidang PPKI dimulai, terjadi diskusi yang sangat mendalam namun penuh kedewasaan politik. Demi menjaga keutuhan Republik Indonesia yang baru berumur satu hari, para tokoh Islam dengan jiwa besar dan keikhlasan luar biasa sepakat untuk menghapus 7 kata tersebut.

            Kalimat tersebut kemudian diganti menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa” seperti yang kita kenal sekarang. Rumusan baru inilah yang kemudian disahkan secara resmi oleh PPKI dalam Pembukaan UUD 1945 pada hari itu juga.

            Pancasila tidak lahir dalam waktu semalam. Ia merupakan hasil dari perdebatan intelektual yang matang, kompromi politik yang bijaksana, dan refleksi mendalam dari para pendiri bangsa atas identitas riil masyarakat Nusantara. Penghapusan tujuh kata di Piagam Jakarta menjadi bukti otentik toleransi tertinggi demi tegaknya persatuan nasional. Memahami sejarah ini adalah cara terbaik bagi kita untuk menjaga dan merawat nilai-nilai kebersamaan di tengah keberagaman Indonesia modern saat ini.

            Selamat Menyambut Hari Lahir Pancasila, 1 Juni.

            Sumber Rujukan / Referensi:

            • Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI – Sejarah Pancasila.
            • Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) – Risalah Sidang BPUPKI.
            • Sekretariat Negara RI (1995) – Risalah Sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

            Previous Post

            Refleksi Hari Lahir Pancasila: Merawat Persatuan di Tengah Arus Digital

            Next Post

            BBHAR PDI Perjuangan Gelar Lomba Esai Bulan Bung Karno, Hadiahkan Beasiswa PKPA dan Pelantikan Advokat

            Berita Terkait

            Apriliani Puspitawati Wujudkan Komitmen Renovasi Masjid Babussalam Watulondo
            Kendari

            Apriliani Puspitawati Wujudkan Komitmen Renovasi Masjid Babussalam Watulondo

            04.09.2026
            Merawat Semangat Kerakyatan Melalui Momentum Maulid Nabi
            DPC

            Merawat Semangat Kerakyatan Melalui Momentum Maulid Nabi

            25.08.2026
            Refleksi Kemerdekaan HUT ke-81 RI, Apriliani Puspitawati: “Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya untuk Indonesia Raya. MERDEKA!”
            Kendari

            Refleksi Kemerdekaan HUT ke-81 RI, Apriliani Puspitawati: “Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya untuk Indonesia Raya. MERDEKA!”

            17.08.2026
            Next Post
            BBHAR PDI Perjuangan Gelar Lomba Esai Bulan Bung Karno, Hadiahkan Beasiswa PKPA dan Pelantikan Advokat

            BBHAR PDI Perjuangan Gelar Lomba Esai Bulan Bung Karno, Hadiahkan Beasiswa PKPA dan Pelantikan Advokat

            Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

            Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

            • Trending
            • Comments
            • Latest
            Jadwal KM Tilongkabila Kendari Mei 2026 (Update Terbaru)

            Jadwal KM Tilongkabila Kendari Mei 2026 (Update Terbaru)

            27.04.2026
            Merawat Pertiwi: Apriliani Puspitawati Pelopori Aksi Bersih di Masjid Al-Alam

            Merawat Pertiwi: Apriliani Puspitawati Pelopori Aksi Bersih di Masjid Al-Alam

            21.02.2026
            HUT ke-53 PDI Perjuangan, DPC Kota Kendari Hadiri Langsung Rakernas I di Jakarta

            HUT ke-53 PDI Perjuangan, DPC Kota Kendari Hadiri Langsung Rakernas I di Jakarta

            10.01.2026
            Soroti Penertiban di Lampu Merah, PDI Perjuangan Kendari: Jangan Cuma Tangkap, Tapi Bina!

            Soroti Penertiban di Lampu Merah, PDI Perjuangan Kendari: Jangan Cuma Tangkap, Tapi Bina!

            03.02.2026
            PDI Perjuagan Rayakan HUT ke-53 dan Rakernas di Ancol

            PDI Perjuagan Rayakan HUT ke-53 dan Rakernas di Ancol

            HUT ke-53 PDI Perjuangan, PAC Puuwatu Potong Tumpeng Bersama Warga

            HUT ke-53 PDI Perjuangan, PAC Puuwatu Potong Tumpeng Bersama Warga

            HUT ke-53 PDI Perjuangan, DPC Kota Kendari Hadiri Langsung Rakernas I di Jakarta

            HUT ke-53 PDI Perjuangan, DPC Kota Kendari Hadiri Langsung Rakernas I di Jakarta

            Rakernas I PDI Perjuangan, DPC Kota Kendari Siap Implementasikan Arahan DPP

            Rakernas I PDI Perjuangan, DPC Kota Kendari Siap Implementasikan Arahan DPP

            Ketua DPP PDIP Bidang Perempuan dan Anak Tekankan Lahirnya Kader Perempuan Kuat pada 2029

            Ketua DPP PDIP Bidang Perempuan dan Anak Tekankan Lahirnya Kader Perempuan Kuat pada 2029

            12.09.2026
            90 Kader PDI Perjuangan di Sultra Dilatih Jadi Perempuan Penggerak Akar Rumput

            90 Kader PDI Perjuangan di Sultra Dilatih Jadi Perempuan Penggerak Akar Rumput

            12.09.2026
            PDI Perjuangan Sultra Latih 60 Perempuan Penggerak Akar Rumput, Fokus Advokasi hingga Ekonomi Keluarga

            PDI Perjuangan Sultra Latih 60 Perempuan Penggerak Akar Rumput, Fokus Advokasi hingga Ekonomi Keluarga

            10.09.2026
            DPD PDI Perjuangan Sultra Gelar Lomba Kebaya Fatmawati Trophy, Angkat Tenun Identitas Budaya Daerah

            DPD PDI Perjuangan Sultra Gelar Lomba Kebaya Fatmawati Trophy, Angkat Tenun Identitas Budaya Daerah

            09.09.2026
            DPC PDI Perjuangan Kendari

            DPC PDI Perjuangan Kota Kendari
            Jl. Saranani Kendari 93111
            Sulawesi Tenggara INDONESIA
            Email: [email protected]

            Profil Organisasi

            • Sejarah PDI Perjuangan
            • Struktur Pengurus DPC
            • Visi & Misi PDI Perjuangan
            • Kontak

            Copyright © 2026 DPC PDI Perjuangan Kota Kendari All Rights Reserved

            No Result
            View All Result
            • Beranda
            • Profil
              • Sejarah PDI Perjuangan
              • Sambutan Ketua DPC PDI Perjuangan Kendari
              • Profil Ketua, Sekretaris & Bendahara
              • Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Kendari
              • Visi & Misi PDI Perjuangan
              • Mars & Hymne PDI Perjuangan
            • Berita
            • Kendari
            • Sulawesi Tenggara
            • Nasional
            • Kegiatan
              • PAC
                • Galeri
              • DPC
              • DPD
              • DPP
              • Fraksi DPRD
                • Aspirasi Rakyat
            • Kontak

            Copyright © 2026 DPC PDI Perjuangan Kota Kendari All Rights Reserved

            Welcome Back!

            Login to your account below

            Forgotten Password?

            Retrieve your password

            Please enter your username or email address to reset your password.

            Log In

            Add New Playlist