JAKARTA — Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yang digelar di Italia menjadi momen istimewa bagi masyarakat Indonesia.
Selain pelaksanaan upacara kenegaraan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma juga meresmikan patung Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, sebagai simbol diplomasi budaya Indonesia di kancah internasional.
Peresmian patung tersebut dilakukan usai Upacara Hari Lahir Pancasila yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani di halaman KBRI Roma, Senin (1/6/2026).
Kegiatan itu dihadiri sejumlah pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI serta warga negara Indonesia yang berada di Italia.
Dalam amanatnya, Puan Maharani mengajak seluruh warga negara Indonesia di luar negeri untuk terus memegang teguh nilai-nilai Pancasila sebagai identitas bangsa.
Menurutnya, keberadaan di perantauan tidak boleh mengurangi semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air.
“Kepada KBRI Roma dan seluruh warga negara Indonesia di Italia, tetaplah menaruh Pancasila di hati masing-masing. Pancasila adalah bagian dari identitas kita sebagai bangsa Indonesia, di mana pun kita berada,” kata Puan Maharani.
Patung Bung Karno yang diresmikan tersebut dibuat dari bahan perunggu dan menampilkan sosok proklamator Indonesia dalam pose penghormatan yang menjadi ciri khasnya.
Dengan mengenakan pakaian dinas dan berdiri tegak menghadap ke depan, patung itu merepresentasikan ketegasan, keberanian, serta peran Soekarno dalam memperkenalkan Indonesia kepada dunia internasional.
Pengerjaan patung dipercayakan kepada Gusti Dipa Art Gallery, pelaku usaha seni rupa asal Indonesia yang telah berkecimpung lebih dari tiga dekade dalam bidang seni patung. Galeri tersebut beroperasi di Bantul, Yogyakarta, dan Bekasi.
Keterlibatan pelaku usaha kreatif nasional dalam proyek ini menjadi bentuk dukungan terhadap industri seni dan budaya Indonesia.
Selain menghadirkan karya anak bangsa di luar negeri, keberadaan patung Bung Karno di Roma juga diharapkan menjadi warisan diplomasi budaya yang dapat memperkuat hubungan Indonesia dengan masyarakat internasional.
Upacara dan peresmian patung tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budi Djiwandono, Anton Sukartono Suratto, dan Sukamta, bersama anggota Komisi I DPR RI Rudianto Tjen, Junico Siahaan, Abraham Sridjaja, Andina Theresia Narang, Syamsu Rizal, serta Desy Ratnasari. (dul)

















