JAKARTA – Pesan belasungkawa Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mendapat perhatian khusus dari Republik Islam Iran. Rekaman video ucapan duka Megawati disiarkan oleh Channel One, televisi nasional Iran, sebagai bagian dari rangkaian penghormatan dan prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei.
Video tersebut ditayangkan dengan subtitle berbahasa Persia, sehingga dapat disaksikan dan dipahami oleh masyarakat Iran. Penayangan itu menunjukkan bahwa pesan Megawati memperoleh ruang dalam siaran nasional yang mengawal prosesi penghormatan kepada pemimpin tertinggi Iran tersebut.
Dalam pesannya, Megawati menyampaikan bahwa wafatnya Ayatollah Ali Khamenei bukan hanya menjadi kehilangan besar bagi bangsa Iran, tetapi juga bagi masyarakat dunia yang menjunjung tinggi nilai keadilan, kedaulatan bangsa, dan kemanusiaan.
“Selamat jalan saudaraku, Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei. Kami melepas kepergianmu dengan doa, rasa hormat, dan persaudaraan yang tak akan lekang oleh waktu,” ujar Megawati.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak hanya kehilangan seorang pemimpin Iran, tetapi juga sosok yang dinilainya sebagai penjaga semangat perjuangan bangsa-bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan.
Megawati turut mengenang pertemuannya dengan Ayatollah Ali Khamenei saat melakukan kunjungan resmi ke Teheran pada 2004. Menurutnya, Khamenei merupakan seorang ulama sekaligus negarawan yang teguh memegang prinsip, sederhana, serta memiliki perhatian besar terhadap penderitaan rakyatnya.
Dalam pesannya, Megawati juga menyebut semangat perjuangan Ayatollah Ali Khamenei mengingatkannya pada Bung Karno. Menurutnya, kedua tokoh tersebut sama-sama memiliki komitmen terhadap perjuangan anti-kolonialisme, kedaulatan bangsa, dan cita-cita membangun tata dunia yang lebih adil.















